- Teacher: Amelita Lusia
Course Overview
There is no content in this section.
To add content, click on the above link ‘Edit course text’
Course Content
Latest Courses
“Selamat datang di mata kuliah Toksikologi Industri dan selamat bergabungdengan pembelajar lainnya. Melalui mata kuliah/modul ini, Anda akan mempelajari sumber pajanan, efek toksik, toksikokinetik, cara penilaian risiko toksikan tersebut serta memberikan rekomendaricara penanganan toksikan tersebut di tempat kerja. Selain itu mahasiswa juga diharapkan mampu memahami organ target dari toksikan, cara-cara analisis efek toksikan secara in vivo dan in vito, serta memberikan rekomendasi terhadap pengukuran toksikan hingga merekomendasikan kebijakan di tingkat nasional, organisasi/perusahaan berdasarkan kajian risiko toksikologi industri dan jenis penanganan dan pelatihan yang spesifik berkaitan dengan pajanan toksikan.Jumlah SKS mata kuliah ini adalah 2 SKS dan diberikan untuk jenjangS1/S2. Estimasi waktu pembelajaran MOOCs ini adalah[JAM / MINGGU / BULAN]. MOOCs berbahasa INDONESIA iniakan dijalankan dengan moda INSTRUCTOR-LED. Metodeyang digunakan adalah BLENDED dengan mengunnakan Platform Idols dan Zoom.Apabila Anda memiliki kendala teknis terkait Learning Management System(LMS) MOOCs UI, sampaikan pada forum Pusat Bantuan Pembelajar ataumenghubungi Helpdesk di live chat idols.ui.ac.id pada jam operasional kerjaSenin-Jumat pukul 08.30 - 17.00 WIB.”
Selamat datang di mata kuliah Terapi Okupasi pada Bidang Penyakit Dalam dan selamat bergabung dengan pembelajar lainnya. Mata kuliah ini akan mempelajari tentang penerapan prinsip dan teknik terapi okupasi untuk membantu individu yang mengalami berbagai jenis penyakit dalam dalam memaksimalkan kemandirian dan kualitas hidup mereka. Materi dalam mata kuliah ini mencakup pemahaman tentang konsep terapi okupasi, penilaian dan evaluasi kebutuhan pasien, perencanaan dan pelaksanaan intervensi terapi okupasi yang tepat, serta pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap progres pasien. Selain itu, mahasiswa juga diajarkan tentang kolaborasi dalam tim perawatan kesehatan dan bagaimana mempresentasikan informasi mengenai intervensi terapi okupasi kepada profesional kesehatan lainnya. Mata kuliah ini juga mengajarkan cara mengidentifikasi potensi perluasan peran terapis okupasi dalam bidang penyakit dalam. Melalui kombinasi teori dan praktik, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memberikan perawatan terapi okupasi yang efektif dan holistik kepada individu dengan penyakit dalam. Setelah mempelajari MK ini, diharapkan Anda mampu untuk:Memahami Konsep Terapi Okupasi pada Penyakit Dalam: Mahasiswa diharapkan dapat memahami konsep dasar dari terapi okupasi dan bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan untuk membantu individu dengan penyakit dalam.Mengidentifikasi Penyakit Dalam yang Dapat Ditangani dengan Terapi Okupasi: Mahasiswa diharapkan mampu mengenali berbagai jenis penyakit dalam yang dapat mendapatkan manfaat dari intervensi terapi okupasi, serta memahami pendekatan yang tepat dalam kasus-kasus spesifik.Menggunakan Alat Penilaian yang Sesuai: Mahasiswa akan mempelajari berbagai alat penilaian yang digunakan dalam terapi okupasi pada penyakit dalam, termasuk bagaimana mengaplikasikannya dengan benar untuk mendapatkan informasi yang akurat.Merencanakan Intervensi Terapi Okupasi yang Sesuai: Mahasiswa akan belajar bagaimana merencanakan intervensi terapi okupasi yang relevan dan efektif untuk pasien dengan penyakit dalam, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan individu.Melaksanakan Teknik dan Metode Terapi Okupasi yang Relevan: Mahasiswa akan mempraktikkan dan menguasai berbagai teknik dan metode terapi okupasi yang umum digunakan pada pasien penyakit dalam.Mengadaptasi Aktivitas dan Lingkungan: Mahasiswa akan belajar cara mengadaptasi aktivitas dan lingkungan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien dengan penyakit dalam, sehingga memungkinkan mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan sehari-hari.Berkomunikasi dan Berkolaborasi dalam Tim Perawatan: Mahasiswa akan mengembangkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi dengan profesional kesehatan lainnya dalam tim perawatan pasien penyakit dalam.Mempresentasikan Informasi mengenai Intervensi Terapi Okupasi: Mahasiswa akan belajar bagaimana mempresentasikan dan berbagi informasi mengenai intervensi terapi okupasi kepada anggota tim perawatan kesehatan dan pasien.Mengidentifikasi Potensi Perluasan Peran Terapis Okupasi: Mahasiswa akan mengidentifikasi peluang untuk memperluas peran terapis okupasi dalam bidang penyakit dalam, termasuk penerapan praktik terbaru dan kontribusi terhadap perawatan pasien. Estimasi waktu pembelajaran MOOCs ini adalah 10 Jam. MOOCs berbahasa Indonesia ini akan dijalankan dengan moda SELF PACED. Metode yang digunakan adalah blended dengan menggunakan video, materi dan studi kasus.
Matakuliah daring ini memberikan pembelajaran mengenai teori perilaku wirausaha. Setelah mengikuti pembelajaran dalam matakuliah ini mahasiswa akan mampu memahami, menjelaskan dan melaksanakan perilaku wirausaha.Tujuan pembelajaran matakuliah ini adalah mampu mengaplikasikan berbagai konsep akademis yang menentukan seseorang dapat sukses berkesinambungan meniti karir sebagai wirausaha. Beberapa konsep manajemen dan inovasi juga diperkenalkan untuk mengetahui bagaimana perilaku seorang wirausaha. Setelah itu melakukan proyeksi peluang bisnis selama beberapa periode dan mempersiapkan presentasi rencana bisnis kepada para calon investor. Dalam laporan kelayakan dan rencana bisnis juga diperkenalkan metode survey validitas atas aspek-aspek kunci keberhasilan bisnis.Metode Pembelajaran Aktif dengan Pembelajaran Eksperimental. Beberapa metode pembelajaran juga digunakan dalam proporsi kecil.Evaluasi Sumatif: Ujian Tulis, Tugas Individu dan Tugas Kelompok.
Selamat datang di mata kuliah Terapi Okupasi pada Bidang Penyakit Dalam dan selamat bergabung dengan pembelajar lainnya. Mata kuliah ini akan mempelajari tentang penerapan prinsip dan teknik terapi okupasi untuk membantu individu yang mengalami berbagai jenis penyakit dalam dalam memaksimalkan kemandirian dan kualitas hidup mereka. Materi dalam mata kuliah ini mencakup pemahaman tentang konsep terapi okupasi, penilaian dan evaluasi kebutuhan pasien, perencanaan dan pelaksanaan intervensi terapi okupasi yang tepat, serta pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap progres pasien. Selain itu, mahasiswa juga diajarkan tentang kolaborasi dalam tim perawatan kesehatan dan bagaimana mempresentasikan informasi mengenai intervensi terapi okupasi kepada profesional kesehatan lainnya. Mata kuliah ini juga mengajarkan cara mengidentifikasi potensi perluasan peran terapis okupasi dalam bidang penyakit dalam. Melalui kombinasi teori dan praktik, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memberikan perawatan terapi okupasi yang efektif dan holistik kepada individu dengan penyakit dalam. Setelah mempelajari MK ini, diharapkan Anda mampu untuk:Memahami Konsep Terapi Okupasi pada Penyakit Dalam: Mahasiswa diharapkan dapat memahami konsep dasar dari terapi okupasi dan bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan untuk membantu individu dengan penyakit dalam.Mengidentifikasi Penyakit Dalam yang Dapat Ditangani dengan Terapi Okupasi: Mahasiswa diharapkan mampu mengenali berbagai jenis penyakit dalam yang dapat mendapatkan manfaat dari intervensi terapi okupasi, serta memahami pendekatan yang tepat dalam kasus-kasus spesifik.Menggunakan Alat Penilaian yang Sesuai: Mahasiswa akan mempelajari berbagai alat penilaian yang digunakan dalam terapi okupasi pada penyakit dalam, termasuk bagaimana mengaplikasikannya dengan benar untuk mendapatkan informasi yang akurat.Merencanakan Intervensi Terapi Okupasi yang Sesuai: Mahasiswa akan belajar bagaimana merencanakan intervensi terapi okupasi yang relevan dan efektif untuk pasien dengan penyakit dalam, dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan individu.Melaksanakan Teknik dan Metode Terapi Okupasi yang Relevan: Mahasiswa akan mempraktikkan dan menguasai berbagai teknik dan metode terapi okupasi yang umum digunakan pada pasien penyakit dalam.Mengadaptasi Aktivitas dan Lingkungan: Mahasiswa akan belajar cara mengadaptasi aktivitas dan lingkungan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien dengan penyakit dalam, sehingga memungkinkan mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan sehari-hari.Berkomunikasi dan Berkolaborasi dalam Tim Perawatan: Mahasiswa akan mengembangkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi dengan profesional kesehatan lainnya dalam tim perawatan pasien penyakit dalam.Mempresentasikan Informasi mengenai Intervensi Terapi Okupasi: Mahasiswa akan belajar bagaimana mempresentasikan dan berbagi informasi mengenai intervensi terapi okupasi kepada anggota tim perawatan kesehatan dan pasien.Mengidentifikasi Potensi Perluasan Peran Terapis Okupasi: Mahasiswa akan mengidentifikasi peluang untuk memperluas peran terapis okupasi dalam bidang penyakit dalam, termasuk penerapan praktik terbaru dan kontribusi terhadap perawatan pasien. Estimasi waktu pembelajaran MOOCs ini adalah 10 Jam. MOOCs berbahasa Indonesia ini akan dijalankan dengan moda SELF PACED. Metode yang digunakan adalah blended dengan menggunakan video, materi dan studi kasus.
Memahami Pembangunan dalam Perspektif Sosiologi (MOOC000136-100261003042)Francisia SSE Seda, Ph.DYosef Hilarius, M.SiSakti Wira Yudha, M.Siemail@ui.ac.idemail@ui.ac.idsakti.wirayudha@ui.ac.idSelamat datang rekan-rekan mahasiswa Prodi Sarjana Sosiologi FISIP Universitas Indonesia. Melalui mata kuliah/modul ini, Kita akan memahami secara kritis perspektif sosiologis dalam membahas dan menganalisis persoalan-persoalan kemasyarakatan dalam konteks perubahan sosial ekonomi serta memahami secara kritis persoalan-persoalan kemasyarakatan Indonesia di dalam konteks perubahan sosial ekonomi secara lokal, nasional dan global.Setelah mengikuti mata kuliah Anda akan mampu: 1) Mahasiswa mampu menjelaskan konsep pembangunan (C2)2) Mahasiswa mampu menjelaskan perspektif teoretis sosiologi perubahan ekonomi (modernisasi, dependensia, sistem dunia) (C2)3) Mahasiswa mampu menjelaskan perspektif teoretis perubahan sosial di Indonesia (teori dualisme ekonomi, teori kemajemukan, teori involusi) (C2)4) Mahasiswa mampu menggunakan teori sosiologi perubahan ekonomi untuk menjelaskan kasus yang berkaitan antara pembangunan dan keterbelakangan (C3)5) Mahasiswa mampu menggunakan teori sosiologi perubahan ekonomi untuk menjelaskan kasus yang berkaitan dengan pembangunan dan negara (C3)6) Mahasiswa mampu menggunakan teori sosiologi perubahan ekonomi untuk menjelaskan kasus yang berkaitan antara negara dan perubahan sosial ekonomi di dunia ketiga (C3)7) Mahasiswa mampu menggunakan metode penelitian dan perubahan sosial (C3)8) Mahasiswa mampu menggunakan teori sosiologi perubahan ekonomi untuk menjelaskan kasus yang berkaitan antara pembangunan dan civil society (C3)9) Mahasiswa mampu menggunakan teori sosiologi perubahan ekonomi untuk menjelaskan kasus yang berkaitan antara pembangunan dan eksklusi sosial (C3)10) Mahasiswa mampu menggunakan teori SPE untuk menjelaskan kasus yang berkaitan pembangunan dan eksklusi sosial gender (C3)11) Mahasiswa mampu menggunakan teori sosiologi perubahan ekonomi untuk menjelaskan kasus yang berkaitan antara globalisasi dan strategi industrialisasi (C3)12) Mahasiswa mampu menggunakan teori sosiologi perubahan ekonomi untuk menjelaskan kasus yang berkaitan antara sumber daya alam dan perubahan ekonomi (C3)